UNM Torehkan Judul Terbanyak Hibah Pengabdian Masyarakat dari DRTPM PT Klaster Mandiri

Gambar Gravatar
UNM Torehkan Judul Terbanyak Hibah Pengabdian Masyarakat dari DRTPM PT Klaster Mandiri
UNM Torehkan Judul Terbanyak Hibah Pengabdian Masyarakat dari DRTPM PT Klaster Mandiri

MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi kampus dengan penerima hibah pengabdian masyarakat DRTPM terbanyak tahun 2023, dalam kategori klaster mandiri.

Dalam klasterisasi pendidikan akademik oleh Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), UNM menerima hibah pengabdian kepada masyarakat sebanyak 15 judul.

Rektor UNM, Prof Husain Syam mengungkapkan kegembiraannya atas prestasi tersebut. Ia menyatakan bahwa UNM selalu menjadi yang terbanyak dalam bidang Pengabdian Masyarakat, juga memperoleh hibah proposal pengabdian masyarakat terbanyak dari DRTPM pada tahun 2022.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, UNM menjadi perguruan tinggi klaster mandiri yang paling banyak menerima Hibah Pengabdian masyarakat dari DRTPM,” ujar Prof Husain Syam pada Rabu (21/6/2023).

“Para dosen peneliti dan pengabdi harus berkreasi dan berinovasi. Sebagai dosen, mereka memiliki tanggung jawab untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta memberikan solusi yang sesuai dengan masalah yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.

Ketua LP2M UNM, Prof Bakhrani Rauf menyatakan bahwa prestasi UNM sebagai perguruan tinggi dengan jumlah hibah pengabdian masyarakat terbanyak dalam kategori PT klaster mandiri, adalah hasil kerja keras dari para dosen pengabdi.

Ia juga menyebutkan bahwa dukungan dan arahan dari Rektor UNM telah membantu UNM menjadi penerima hibah pengabdian masyarakat DRTPM dalam kategori PT klaster mandiri tahun 2023, dengan jumlah judul pengabdian masyarakat terbanyak dari 40 PT klaster mandiri.

Prof Bakhrani mengungkapkan bahwa pengetahuan, keterampilan baru, dan hasil penelitian yang diaplikasikan dalam pembuatan proposal pengabdian masyarakat, terutama yang berkaitan dengan hibah DRTPM, akan lebih mudah dilakukan di masa depan.

“Sejak awal, para dosen pengabdi harus berinovasi karena penyusunan proposal pengabdian masyarakat harus memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait