Keuntungan Mobil Listrik Wuling

Gambar Gravatar
Keuntungan Mobil Listrik Wuling
Keuntungan Mobil Listrik Wuling

FARMANDEH.NET, MAKASSAR – Wuling Air EV telah menjadi salah satu opsi yang diinginkan oleh masyarakat yang mencari mobil listrik yang murah, praktis, dan memiliki banyak keuntungan.

Tidaklah mengherankan bahwa dengan berbagai kemudahan dan inovasi yang ditawarkan, mobil mungil ini telah menjadi pilihan utama bagi penduduk perkotaan saat ini.

Sebagai kendaraan listrik, salah satu Keuntungan Mobil Listrik Wuling adalah kebebasan dari aturan genap ganjil yang diberlakukan oleh Pemerintah Kota DKI Jakarta untuk mengurangi kemacetan di kota tersebut.

Bacaan Lainnya

Dengan menggunakan Wuling Air EV, konsumen dapat bebas masuk ke wilayah dengan aturan genap ganjil pada jam tertentu.

Mobil listrik ini diizinkan beroperasi baik pada tanggal genap maupun ganjil, sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap.

Selain itu, Wuling Air EV menonjolkan kemudahan berkendara yang praktis bagi penggunanya, memungkinkan mereka untuk bergerak bebas melewati tantangan perkotaan seperti angin yang melaju bebas.

Dengan tagline ‘Drive For A Green Life’, mobil tanpa emisi ini sangat cocok bagi konsumen dari berbagai kalangan yang bangga dan ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kepraktisan lainnya dari Wuling Air EV adalah kemampuan untuk melakukan pengisian daya di rumah. Wuling telah menyediakan alat pengisian daya yang dapat langsung dicolokkan ke mobil dengan daya minimum 2.200 Watt.

Bahkan varian Long Range dapat melakukan pengisian daya dengan daya 6.600 Watt yang lebih tinggi, hanya membutuhkan waktu 4 jam untuk mengisi daya dari 20% hingga 100%.

Pengguna Wuling Air EV juga dimanjakan dengan berbagai fitur cerdas yang semakin memudahkan perjalanan mereka. Wuling Remote Control App dengan fitur Internet of Vehicle (IoV) dan perintah suara berbahasa Indonesia melalui WIND juga telah disematkan pada Wuling Air EV.

Bagi Anda yang berminat untuk memilikinya, Wuling saat ini sedang mengadakan program promosi bernama ‘February Rise’ yang berlangsung secara nasional selama bulan Februari 2023 untuk Wuling Air EV.

Promo ini menawarkan uang muka ringan mulai dari Rp36 juta (OTR Jakarta), dengan cicilan mulai dari Rp5 juta (OTR Jakarta).

Sebagai informasi tambahan, Wuling Air EV tersedia dalam dua varian, yaitu Standard Range dengan jarak tempuh 200 km, dan varian Long Range yang dapat menempuh jarak hingga 300 km.

Dalam hal mekanik, Wuling Air EV menggunakan motor listrik yang menghasilkan tenaga sebesar 40 dk dan torsi sebesar 110 Nm. Sistem transmisinya menggunakan single reduction gear dengan penggerak roda belakang (RWD).

Baterainya menggunakan jenis lithium ferro-phosphate (LFP) dengan kapasitas 17,3 kWh untuk varian Standard Range, sementara varian Long Range dilengkapi dengan baterai berkapasitas 26,7 kWh.

Harga Wuling Air EV pada tanggal 1 Januari 2023 adalah sekitar Rp299,5 juta untuk varian Long Range, sedangkan varian Standar Range dibanderol seharga Rp243 juta. Harga-harga tersebut merupakan harga OTR Jakarta.

Berikut adalah tabel yang menampilkan informasi tentang Wuling Air EV:

VarianJarak TempuhTenagaTorsiKapasitas BateraiHarga (OTR Jakarta)
Standard Range200 km40 dk110 Nm17,3 kWhRp 243 juta
Long Range300 km40 dk110 Nm26,7 kWhRp 299,5 juta

Harap dicatat bahwa informasi ini akurat pada tanggal 1 Januari 2023 dan dapat berubah seiring waktu. Untuk informasi lebih lanjut, disarankan untuk menghubungi dealer resmi Wuling.

Simak Juga: Harga Mobil Listrik Wuling: Pilihan Terbaik untuk Kendaraan Ramah Lingkungan

Keuntungan Mobil Listrik Wuling; Biaya Kepemilikan Terjangkau

Salah satu alasan mengapa mobil listrik sangat diminati adalah biaya kepemilikannya yang terjangkau. Selain itu, Wuling memberikan jaminan garansi umum untuk kendaraan ini hingga 3 tahun atau 100.000 kilometer (Km).

Tidak hanya itu, Wuling juga menyediakan garansi untuk komponen inti seperti perakitan sistem baterai daya, motor penggerak, dan pengontrol motor selama 8 tahun atau 120.000 Km, serta garansi untuk reduser, unit distribusi daya, dan unit sambungan pengguna hingga 5 tahun atau 100.000 Km.

Biaya layanan rutin untuk mobil listrik yang kompak ini juga terjangkau. Untuk rentang 5.000-3.000 Km secara keseluruhan, biayanya hanya Rp 3.992.000.

Sementara untuk rentang 40.000-70.000 Km, biayanya Rp 2,2 juta. Sedangkan untuk rentang 80.000-100.000 Km, biayanya hanya Rp 1.792.000.

Namun, perlu diingat bahwa harga tersebut belum termasuk pajak dan layanan servis berkala gratis hanya tersedia hingga 50.000 Km.

Berikut ini adalah tabel yang menjelaskan biaya kepemilikan dan keuntungan mobil listrik:

AspekBiaya Kepemilikan Mobil Listrik
Garansi UmumHingga 3 tahun atau 100.000 Km
Garansi Komponen IntiHingga 8 tahun atau 120.000 Km (power battery system assembly, drive motor, motor controller)<br>Hingga 5 tahun atau 100.000 Km (reducer, power distribution unit, user connection unit)
Biaya Layanan Berkala– 5.000-3.000 Km: Rp 3.992.000<br>- 40.000-70.000 Km: Rp 2,2 juta<br>- 80.000-100.000 Km: Rp 1.792.000 (tidak termasuk pajak)
Emisi dan Ramah LingkunganLebih rendah dibandingkan mobil konvensional dengan mesin pembakaran internal
PajakInsentif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor untuk mobil pertama: 0 persen
Biaya OperasionalListrik 1,2 kWh lebih murah dibandingkan harga per liter bahan bakar minyak (BBM)
Komponen dan Suku CadangLebih sedikit dibandingkan mobil konvensional
Mobilitas Sehari-hariBebas dari aturan sistem ganjil-genap

Harap dicatat bahwa biaya-biaya yang disebutkan dalam tabel belum termasuk pajak dan layanan servis berkala hanya tersedia hingga 50.000 Km.

Penggunaan mobil listrik dalam mendukung aktivitas sehari-hari ternyata juga memberikan banyak keuntungan. Pertama, mobil ini memiliki emisi rendah dan lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil konvensional dengan mesin pembakaran internal.

Dari segi pajak, mobil listrik juga lebih ekonomis dibandingkan mobil konvensional. Hal ini disebabkan oleh adanya insentif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang diberlakukan dengan tarif 0 persen untuk mobil pertama.

Selain itu, biaya operasionalnya lebih hemat karena harga listrik 1,2 kWh jauh lebih murah daripada harga satu liter bahan bakar minyak (BBM).

Terakhir, mobil listrik memiliki jumlah komponen atau suku cadang yang lebih sedikit dibandingkan mobil konvensional. Oleh karena itu, pengeluaran untuk penggantian komponen selama perawatan berkala tentu saja lebih terjangkau.

Dalam hal mobilitas sehari-hari, mobil listrik juga memiliki keunggulan dibandingkan mobil konvensional karena tidak terikat dengan aturan sistem ganjil-genap. (*)

Gambar Gravatar

Jurnalis, Editor, Reporter, Penulis Konten Web, Web Developer.

Pos terkait