Kenali 8 Faktor yang Berdampak pada Kesehatan Mental, Termasuk Masalah Keuangan!

Gambar Gravatar
Kesehatan mental
8 faktor yang mempengaruhi kesehatan mental, termasuk pola asuh

FARMANDEH.NET, MAKASSAR— Kesehatan mental telah menjadi topik yang lebih terbuka dan diperbincangkan di masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak selebriti dan pengguna media sosial yang berbagi pengalaman mereka dengan tujuan mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman tentang isu ini.

Agar kita lebih mengetahui apa sih kesehatan mental itu, dan apa faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental, berikut kami sajikan penjelasannya berdasarkan pendapat ahli.

Apa itu kesehatan mental

Kesehatan mental memiliki dimensi yang kompleks dan dialami secara berbeda oleh setiap individu.  Menurut WHO, Kesehatan mental adalah suatu kondisi kesejahteraan mental yang memungkinkan orang untuk mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuan mereka, belajar dengan baik dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi pada komunitas mereka.

Bacaan Lainnya

Kesehatan mental mencakup berbagai tingkat kesulitan, tekanan, dan hasil sosial serta klinis yang berpotensi berbeda-beda. Termasuk dalam kondisi kesehatan mental adalah gangguan mental seperti depresi, kecemasan, gangguan bipolar, dan skizofrenia, serta disabilitas psikososial dan kondisi mental lainnya yang terkait dengan tekanan yang signifikan, gangguan fungsi, atau risiko melukai diri sendiri.

Meskipun orang dengan kondisi kesehatan mental cenderung mengalami tingkat kesejahteraan mental yang lebih rendah, penting untuk diingat bahwa hal ini tidak selalu atau selalu terjadi. Setiap individu memiliki pengalaman dan perjalanan unik dalam mengelola kesehatan mental mereka, dan tingkat kesejahteraan dapat bervariasi.

Penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan inklusif bagi individu dengan kondisi kesehatan mental, serta menyediakan akses yang memadai ke perawatan dan dukungan yang diperlukan. Mengurangi stigma seputar masalah kesehatan mental dan meningkatkan pemahaman di masyarakat adalah langkah penting dalam mempromosikan kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Faktor yang mempengaruhi kesehatan mental

Penting untuk menyadari bahwa kesehatan mental adalah bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan, dan pentingnya kesehatan mental sama dengan kesehatan fisik. Menjaga keseimbangan mental dan mengatasi masalah kesehatan mental dengan tepat adalah penting bagi kehidupan yang sehat dan bermakna.

Olehnya itu Memahami faktor-faktor yang berdampak pada kesehatan mental dapat membantu kita meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental kita dan memperhatikan berbagai aspek kehidupan yang dapat berdampak padanya.

Setidaknya ada 8 faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental menurut Northern Healthcare. Sebanyak 6 faktor yang berasal dari lingkungan. Sementara 2 faktor lain berasal dari gen dan polah asuh. Berikut penjelasannya.

Dampak lingkungan dan pengalaman hidup terhadap kesehatan mental

Pengalaman hidup dan faktor biologis cara kita diperlakukan oleh orang lain, situasi keuangan kita, hubungan kita, tempat kita bekerja, perubahan hidup, dan kesehatan fisik kita, memengaruhi kesehatan mental kita. Ada saat kita semua akan dihadapkan pada situasi yang penuh tekanan.

Tetapi kemampuan kita untuk mengatasi dan mengelola situasi dapat memengaruhi kesehatan mental kita. Berikut 6 faktor lingkungan dan pengalaman hidup terhadap kesehatan mental.

Hubungan sosial: Hubungan yang sehat dan baik dengan orang lain merupakan bagian penting dari kesejahteraan mental kita. Konflik atau kehilangan hubungan dapat menyebabkan emosi seperti kesedihan dan kesepian, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Mempertahankan dan membangun hubungan sosial yang positif sangat penting.

Uang dan tempat tinggal: Ketidakpastian keuangan, kesulitan dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal, dan ketidakstabilan pekerjaan dapat menyebabkan kecemasan dan memengaruhi kesehatan mental.

Kehilangan tempat tinggal juga merupakan pengalaman yang sangat sulit dan dapat memperburuk kondisi kesehatan mental. Sumber daya dan bantuan yang tersedia, seperti lembaga penampungan, dapat memberikan dukungan dalam situasi ini.

Perubahan keadaan: Perubahan hidup seperti pindah rumah, pergantian sekolah, perubahan pekerjaan, pernikahan, memiliki anak, atau memulai kuliah dapat menyebabkan stres dan mengganggu keseimbangan mental kita. Mengembangkan keterampilan manajemen diri dan strategi penyesuaian yang baik dapat membantu mengatasi perubahan tersebut.

Kesehatan fisik: Kesehatan fisik yang buruk, penyakit jangka panjang, atau masalah kesehatan serius dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Merawat diri sendiri secara fisik dan mental sangat penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Kecanduan dan penyalahgunaan zat: Penyalahgunaan zat seperti alkohol, narkoba, merokok, atau perilaku adiktif seperti perjudian dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Di sisi lain, kesehatan mental yang buruk juga dapat memicu peningkatan perilaku penyalahgunaan zat. Mengatasi kecanduan dan mendapatkan bantuan dari sumber daya yang sesuai sangat penting dalam pemulihan.

Neurokimia: Faktor biologis dan neurokimia dalam otak juga dapat mempengaruhi kesehatan mental. Struktur otak dan ketidakseimbangan bahan kimia dalam otak dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit mental. Faktor ini dapat berasal dari faktor genetik, cedera otak traumatis, atau perubahan kimia dalam tubuh.

Dampak gen dan pola asuh terhadap kesehatan mental

kesehatan mental dapat memiliki faktor genetik dan lingkungan. Sementara genetika dapat memainkan peran dalam meningkatkan risiko penyakit mental, bukan berarti seseorang dengan riwayat keluarga penyakit mental akan secara otomatis mengalami kondisi tersebut.  Berikut adalah dampak gen dan pola asih terhadap kesehatan mental kita.

Pola asuh dan trauma masa kecil: Lingkungan tempat kita tumbuh besar membentuk perkembangan otak kita saat masih muda. Trauma masa kecil, kekerasan, kehilangan orang tua, atau lingkungan yang tidak stabil dapat memiliki dampak jangka panjang pada kesehatan mental. Lingkungan yang mendukung, perawatan yang baik, dan dukungan emosional yang positif dapat membantu melindungi seseorang dari risiko penyakit mental.

Genetika: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyakit mental dapat menurun dalam keluarga, tetapi saat ini belum ada gen yang diketahui yang dapat diidentifikasi untuk memprediksi atau mendiagnosis masalah kesehatan mental secara andal. Banyak orang yang mengalami masalah kesehatan mental tidak memiliki kerabat dengan kondisi yang sama.

Penutup

Penting untuk diingat bahwa sains masih terus mempelajari peran genetik dan lingkungan dalam penyakit mental. Diagnosa dan pemahaman yang tepat tentang penyakit mental membutuhkan pendekatan yang holistik yang mempertimbangkan faktor-faktor ini serta faktor-faktor lain seperti sosial, psikologis, dan perilaku.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan mental Anda atau riwayat keluarga Anda, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental yang dapat memberikan penilaian dan dukungan yang tepat.

Gambar Gravatar

Penulis partikelir. Menulis apa saja yang terkait politik dan budaya pop.

Pos terkait